Cara menghitung harga setelah diskon
Rumus harga bersih adalah harga awal × (1 − diskon/100). Misalnya harga Rp200000 dengan diskon 20% menjadi Rp160000.
Jika ada dua diskon berurutan, hitung diskon pertama dahulu lalu terapkan diskon kedua pada harga yang tersisa. Harga Rp200000 dengan diskon 20% lalu 10% menjadi Rp144000: total hemat Rp56000 atau 28% dari harga awal, bukan 30%.
Pembulatan pada setiap tahap
Kalkulator menyimpan uang sebagai cent dan membulatkan harga bersih ke cent terdekat setelah setiap tahap. Jika tepat setengah cent, nilai dibulatkan ke atas. Contohnya Rp0,05 dengan diskon 50% menjadi Rp0,03, lalu diskon 50% berikutnya menjadi Rp0,02. Ini adalah kebijakan kalkulator; struk toko dapat berbeda.
Gunakan angka tanpa pemisah ribuan. Koma atau titik berfungsi sebagai tanda desimal. Perhitungan berjalan di browser ini dan tidak memasukkan pajak, ongkir, atau biaya lain.
Pertanyaan umum
Apakah diskon 20% lalu 10% sama dengan 30%?
Tidak. Diskon kedua diterapkan pada sisa harga. Dari Rp200000, setelah diskon 20% tersisa Rp160000; diskon 10% berikutnya membuat harga Rp144000. Total hematnya 28%.
Mengapa hasil bisa berbeda dari struk?
Toko dapat menerapkan aturan pembulatan berbeda atau menambahkan biaya yang tidak dihitung oleh kalkulator ini.
Mengapa ada dua angka desimal?
Kalkulator memakai cent sebagai unit hitung dan selalu menampilkan dua angka desimal agar kebijakan pembulatan setiap tahap terlihat.
Apakah pajak dan ongkir dihitung?
Tidak. Hasil hanya memperhitungkan harga dan satu atau dua diskon persentase.
Apakah saya boleh memakai pemisah ribuan?
Tidak. Masukkan angka tanpa pengelompokan digit; gunakan koma atau titik hanya untuk tanda desimal.